potret-nietzsche-karya-edvard-munch

KEPADA TUHAN YANG TAK DIKENAL –

Sekali lagi, sebelum kuteruskan perjalananku
Dan kirimkan ke depan pandangku
Aku ngangkat tangan dalam kesepian
Kepada-Mu, ke tempat aku melarikan diri,
Kupersembahkan dari lubuk hati yang terdalam
Altar-altar secara khidmat
Supaya sentiasa
Suara-Mu memanggilku kembali.

Di atas altar itu membaralah terukir dalam
Sang kata: kepada Tuhan yang tak dikenal.
Aku milik-Nya, walaupun aku sampai kini
Tetap berada dalam gerombolan penghujat:
Aku milik-Nya – dan kurasakan jerat-jerat,
Yang dalam perkelahian menarikku ke bawah
Dan, biarpun kucoba melarikan diri,
Toh memaksaku menjadi hamba-Nya.

Kuingin mengenali-Mu, Yang tak dikenal,
Kau, yang menggarap lubuk jiwaku,
Yang ngembarai dalam hidupku bagai badai,
Kau yang tak dapat dimengerti, yang sejenis denganku!
Kuingin mengenali-Mu, bahkan menjadi hamba-Mu.

KESEPIAN –

Burung-burung gagak berteriak
Dan berdengung terbang ke kota
Salju akan turun segera
Bahagialah dia yang kini masih berkampung halaman!

Kini kau berdiri kaku,
Menengok ke belakang, ah! betapa lama sudah!
Mengapa kau yang tolol
Sewaktu musim dingin menjelang – larikan diri ke dunia?

Dunia itu pintu gerbang
Ke seribu gurun bisu dan dingin!
Yang kehilangan,
Yang kau kehilangan, takkan berhenti di mana pun jua.

Kini kau berdiri pucat,
Terkutuk untuk ngembarai musim salju,
Bagaikan asap
Yang mencari langit yang lebih dingin selalu.

Terbanglah, burung, teriakkan
Lagumu dalam nada-burung-gurun
Umpetkanlah, kau yang tolol,
Hatimu yang berdarah dalam es dan ejekan!

Burung-burung gagak berteriak
Dan berdengung terbang ke kota:
Salju akan turun segera,
Celakalah dia yang tak berkampung halaman.

Diterjemahkan oleh Berthold Damshauser.

berthold-damshauser-di-universitas-sultan-ageng-tirtayasa

Kuliah Umum dan Bincang Interaktif tentang Sastra dan Penerjemahan Karya Sastra Jerman dan Indonesia yang disampaikan oleh Berthold Damshäuser di Auditorium Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten 29 September 2016 pukul 13.30 hingga pukul 17.00 WIB. Foto-foto oleh UKM Belistra Untirta dan Mahwi Air Tawar.

berthold-damshauser-di-universitas-sultan-ageng-tirtayasa-2

berthold-damshauser-di-universitas-sultan-ageng-tirtayasa-3

Iklan